WWW.STRATEGI99.COM

MELIHAT PERTUMBUHAN PENDUDUK DI NEGARA BERKEMBANG



Bertambahnya penduduk dalam jumlah besar memberikan pengaruh positif sekaligus negatif bagi suatu daerah. Pertumbuhan penduduk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dapat sebagai penghalang bagi pertumbuhan ekonomi. Di negara maju pertumbuhan penduduk mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, karena didukung oleh investasi yang tinggi, teknologi yang tinggi dan lain-lain. Akan tetapi di negara berkembang, akibat pertumbuhan penduduk terhadap pembangunan tidaklah demikian, karena kondisi yang berlaku sama sekali berbeda dengan kondisi ekonomi negara maju. Ekonomi negara berkembang modal kurang, teknologi masih sederhana, tenaga kerja kurang ahli. Karena itu,  pertumbuhan penduduk benar-benar dianggap sebagai hambatan pembangunan ekonomi, dimana pertumbuhan penduduk yang cepat memperberat tekanan pada lahan dan menyebabkan pengangguran dan akan mendorong meningkatnya beban ketergantungan. Penyediaan fasilitas  pendidikan  dan sosial secara memadai semakin sulit terpenuhi.

Selain pertumbuhan penduduk, faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah tingkat konsumsi. Tingkat konsumsi  terdiri dari konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tanggga dan konsumsi swasta. Pengeluaran konsumsi rumah tangga memiliki porsi terbesar dalam total pengeluaran agregat, berbeda dengan pengeluaran pemerintah yang bersifat ekosgenus dan konsumsi rumah tangga bersifat endogenus. Dalam arti besarnya konsumsi rumah tangga berkaitan erat dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhnya.
Salah satu modal dasar pembangunan, jumlah penduduk yang besar, apalagi disertai dengan kualitas yang baik merupakan jaminan bagi terlaksananya pembangunan secara optimal. Jumlah penduduk yang besar juga memberi keuntungan lain, yaitu banyaknya konsumen pengguna berbagai barang/produk konsumsi. Permintaan yang tinggi terhadap barang/produk konsumsi menjadi salah satu faktor penunjang pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, bertambahnya penduduk dalam jumlah besar berdampak negatif terhadap standar kehidupan, terutama jika berbagai kebutuhan dasar tidak dapat dipenuhi secara memadai. Penduduk yang besar menuntut pelayanan sosial dan ekonomi yang besar pula. Semakin banyak jumlah anak-anak usia sekolah umpamanya, semakin banyak juga sarana dan prasarana pendidikan yang dibutuhkan. Di bidang kesehatan ditemui masalah yang sama karena semakin banyak jumlah penduduk, kebutuhan akan layanan kesehatan juga semakin meningkat. Aspek lain yang juga terancam akibat pertambahan penduduk yang besar adalah ketersediaan pangan semakin meningkat.
Pertumbuhan penduduk merupakan perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian  dan perpindahan penduduk (migrasi). Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami.


                     
Jumlah penduduk merupakan hal penting di dalam suatu Negara, apalagi di Indonesia. Karena jumlah penduduk yang selalu bertambah, maka pemerintah banyak melakukan tindakan untuk mengatasi pertambahan penduduk. Namun, pertumbuhan penduduk banyak mengundang masalah.
Pertumbuhan penduduk yang besar memerlukan sarana tambahan investasi serta sarana yang mendukung kesejahteraan rakyat seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Hal ini merupakan masalah pemerintah untuk memenuhi taraf hidup masyarakat. Pemerintah menyediakan berbagai lowongan pekerjaan tetapi akibat pertumbuhan penduduk yang begitu pesat, jumlah lowongan kerja menjadi semakin sedikit hingga menyebabkan banyak pengangguran dan terjadinya perilaku kriminalitas. Maka,hal tersebut juga menimbulkan kurangnya kesejahteraan rakyat dalam perekonomian dan sosial.


Peranan ekonomi dalam pertambahan penduduk sangatlah penting. Seperti dalam hal pembangunan, kunci sukses pembangunan adalah terjadinya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, pemerataan distribusi pembangunan, maka perlunya peningkatan dari sisi investasi yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi.
Kondisi awal jumlah penduduk memang dapat meningkatkan jumlah perekonomian namun pada suatu keadaan pertumbuhan penduduk tidak hanya menaikkan ekonomi namun juga dapat menurunkannya. Pada tahun  tahun 2000, jumlah penduduk Indonesia menunjukkan angka sebesar 205.135 juta jiwa  dengan laju pertumbuhan sebesar 10.380 juta jiwa  atau sebesar 5.33 persen  dari tahun 1995. Sementara itu persentase penduduk miskin selama periode 1996- 2008 mengalami fluktuasi dengan kecenderungan mengalami penurunan. Sejalan dengan itu kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk merupakan sasaran utama pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah  (RPJM). Hal ini tidak mungkin tercapai jika pemerintah belum bisa memecahkan masalah kependudukan.

1.       Dampak negatif dari pertumbuhan penduduk 
Ledakan penduduk sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang cepat seperti itu memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini pun membuat pemerintah berusaha untuk mengatasinya.
Dampak-Dampak Ledakan Penduduk antara lain :
a.       Jumlah pengangguran semakin meningkat.
b.      Kekurangan pangan yang menyebabkan kelaparan dan gizi rendah.
c.       . Kebutuhan pendidikan, kesehatan dan perumahan sulit diperoleh.
d.      Terjadinya polusi dan kerusakan lingkungan.
e.       Tingkat kemiskinan semakin meningkat

2.      Pengaruh-Pengaruh Terhadap Pertumbuhan Penduduk Antara Lain:

A.    Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kemiskinan

Jumlah penduduk yang besar sebagai penyebab timbulnya kemiskinan, Tinggi rendahnya jumlah penduduk dipengaruhi oleh proses demografi yakni; kelahiran, kematian, dan migrasi. Tingkat kelahiran yang tinggi sudah barang tentu akan meningkatkan tingkat pertumbuhan penduduk. Namun demikian, tingkat kelahiran yang tinggi di Indonesia kebanyakan berasal dari kategori penduduk golongan miskin. pertumbuhan penduduk berkaitan dengan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. Pengetahuan tentang aspek-aspek dan komponen demografi seperti fertilitas, mortalitas, morbiditas, migrasi, ketenaga kerjaan, perkawinan, aspek keluarga dan rumah tangga akan membantu para penentu kebijakan dan perencana program untuk dapat mengembangkan program pembangunan kependudukan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran.
B.     Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap lingkungan hidup
Ujung dari semua ledakan penduduk itu adalah kerusakan lingkungan dengan segala dampkanya seperti menurunnya kualitas pemukiman dan lahan yang semakin sempit, serta hilangnya fungsi ruang terbuka. Dampak lonjakan populasi bagi lingkungan sebenarnya tidak sederhana. Persoalannya rumit mengingat persoalan terkait dengan manusia dan lingkungan hidup. Butuh kesadaran besar bagi tiap warga negara, khusunya pasangan yang baru menikah, untuk merencanakan jumlah anak.

C.    Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kesejahteraan Sosial
Jumlah penduduk yang besar, selain membuat kerugian, juga ada keuntungannya, dengan pertumbuhan penduduk rakyat jadi makin bisa saling bersosialisai, bermusyawarah, dan bersilahturahmi untuk memprkuat kerukunan dan kesatatuan.
 Jadi pada dasarnya hubungan Pertumbuhan Penduduk terhadap kesejahteraan sangat banyak  diantaranya :
a.       Dengan adanya SDM baru (muda) yang berprestasi sehingga dapat  
            menggantikan orangtua-orangtua terdahulu untuk membuat negara  
            semakin maju dan mengerti akan teknologi.
b.      Dengan Membuat lapangan pekerjaan, maka akan meningkatkan    
            kesejahteraan rakyat terutama bagi para orang yang membutuhkan  
            pekerjaan atau bagi orang yang tidak dapat melanjutkan sekolah.
c.        Dengan banyaknya pertumbuhan penduduk kita bisa saling bahu
            membahu untuk bisa menjaga persatuan dan kesatuan negara kita.
d.      Dengan pertumbuhan penduduk kita bisa saling bantu dengan 
            bergotong royong bila mengalami musibah atau kesusahan.
e.       Saling menjaga keamanan dan kedamain lingkungan negara kita.

D.    PENGARUH LINGKUNGAN PADA PEREKONOMIAN
Kondisi ekonomi banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Sekarang, masyarakat menuntut kepada perusahaan-perusahaan untuk mengemban tanggung jawab seperti itu lebih dari pada sebelumnya. Perusahaan tidak bisa semaunya saja dalam melaksanakan kegiatannya. Penentuan seberapa jauh perusahaan harus mengarah kepada tujuan-tujuan ekonomi, jelas dapat menimbulkan dilema. Istilah tanggung jawab sosial menunjukan pertimbangan manajemen tentang pengaruh-pengaruh soaial disamping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya. Ini berlaku bagi semua perusahaan tanpa memandang besar, lokasi atau industrinya. Tanggung jawab sosial tersebut mencakup hal-hal seperti bidang kesehatan, informasi konsumen, praktek tanpa diskriminasi dan pemeliharaan lingkungan fisik. Lingkungan perusahaan bisa diartikan sebagai keseluruhan dan faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat.



Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut antara lain :
a.       Fisik
b.      Perekonomian
c.       Etika Hukum
d.      Sosial
e.       Politik
Masing-masing faktor saling menunjang dan saling mempengaruhi.
Lingkunga Fisik, Energi dan Konservasi.
Dari masalah-masalah ekonomi dan sosial, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya yang sangat besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik. Dibeberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta dan Surabaya sudah dirasakan semakin besarnya polusi udara dan air, bahkan dibeberapa bagian kota Yogyakarta yang tidak begitu besar juga dirasakan adanya pencemaran air tanah karena kondisi pemukiman yang padat serta pembuangan limbah yang terlalu dekat dengan sumber air.
1.      Macam-macam polusi
a.       Pencemaran Udara
Rata-rata orang mengirup udara sebanyak 35 pon perhari. Jumlah ini merupakan enam kali dari jumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi secara normal. Polusi udara ini menimbulkan dampak negative yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan paru-paru. 
b.      Pencemaran Air
Cukup banyak kasus pencemaran air si Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industry, pemukiman, dan lingkungan pertanian. Penggunaan pupuk yang mempunyai kandungan nitrat yang cukup besar dapat menyebabkan polusi air baik dipermukaaan maupun dibawah tanah. Padatnya permukiman disuatu daerah atau kampong, seperti yang terjadi diYogyakarta, juga dapat menjadi sumber polusi air. Jarak antara sumber air tanah dengan tangki peresapan (pembuangan kotoran) saling berdekatan sehingga bakteri-bakteri dalam tangki peresapan dapat merembes masuk kedalam sumber air. Air yang mengandung bakteri-bakteri itu tidak baik bagi kesehatan jikan dikonsumsi.
c.       Pencemaran Sampah Awet
Didunia ini hanya ada tiga macam tempat pembuangan sampah, yaitu bumi, air dan angkasa. Manajemen yang baik menyangkut pembuangan sampah ketiga tempat tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan lingkunga masyarakat. Hal-hal yang berkaitan dengan sampah awet akan selalu menjadi persoalan. Didaerah perkotaan yang semakin padat penduduknya akan semakin sulit manajemen pembuangan sampahnya. Jika sampah dibakar, akan mengakibatkan pencemaran udara yang sangat mengganggu masyarakat.



3.      Solusi Untuk Menekan Pertumbuhan Penduduk
Berbagai usaha untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi telah dilakukan pemerintah melalui berbagai program diantaranya program keluarga berencana (KB. Dan juga usaha-usaha pemerataan penyebaran penduduk yang dilakukan dengan cara pemindahan penduduk melalui program transmigrasi.
Sehingga kita dapat menyimpulkan usaha yang harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi ledakan penduduk antara lain :

a.       Memperluas lapangan kerja melalui industrialisasi.
b.      Melaksanakan program Keluarga Berencana (KB).
c.       Meningkatkan produksi pangan sesuai kebutuhan penduduk.
d.      Melaksanakan program transmigrasi.
e.       Mengikuti program pemerintah ( 2 Anak Lebih Baik ).



Posted by www.strategi99.com
STRATEGI DAN TAKTIK Updated at: 18:32

0 Response to "MELIHAT PERTUMBUHAN PENDUDUK DI NEGARA BERKEMBANG"

Post a Comment

Technology

a href="https://affiliate.w88id.com/Track.aspx?affiliateid=24564&tid=2826&cid=9" target="_blank">